Rabu, 23 Januari 2013

biography ir soekarno





R. Soekarno1 (lahir di Blitar, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901 - meninggal di Jakarta, pada 21 Juni 1970 di usia 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang memegang jabatan pada periode 1945-1966. Ia memainkan peranan penting untuk membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Dia adalah excavator Kepancasilaan. Dia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia menerbitkan Surat Of Instruksi pada 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial itu, yang tampaknya, termasuk isinya ditugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga kekuasaannya. Tapi Supersemar ini disalahgunakan oleh Letnan Jenderal Soeharto untuk merongrong otoritas dengan jalan menuduh dia mengambil bagian dalam mendalangi Gerakan pada tanggal 30 September. Tuduhan menyebabkan Majelis Permusyawaratan Rakyat SEMENTARA yang anggotanya diganti dengan orang yang untuk Soeharto, presiden bergeser ke Soeharto
Latar belakang dan pendidikan
Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali.
Ketika Soekarno kecil tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam usia 14 tahun, seorang teman ayahnya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto meminta Soekarno tinggal di Surabaya dan akan dikirim ke sekolah untuk Hoogere Burger School (HBS) di sana sambil membaca Alquran di tempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno sering bertemu para pemimpin serikat Islam, organisasi yang dipimpin oleh Tjokroaminoto pada waktu itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Man Muda Jawa).
Lulus dari H.B.S. pada tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan selesai pada 1925. Selama di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr Douwes Dekker, yang saat itu adalah pemimpin dari organisasi Indische Partij Nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar